ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| Ahok Main Belakang, Dengan Berkampanye Senyap, Ini Dia Alasanya |
Calon
petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memperlihatkan strategi yang berbeda
kala berkampanye pada putaran kedua Pilkada DKI 2017. Hal tersebut berbeda
dengan yang ditampilkan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan,
yang terlihat lincah berkampanye.
Ahok yang
berpasangan Djarot Saiful Hidayat, yang juga petahana, justru lebih banyak
rapat internal. Pada hari pertama kampanye Ahok, Selasa, 7 Maret 2017, diisi
dengan sidang kasus dugaan penistaan agama.
Sandiaga Uno
Apresiasi Polisi Teliti Kasusnya 4 Tahun Lalu
Ini Kata
DKPP soal Dugaan Pelanggaran Etik KPUD DKI dan Bawaslu
Jakarta
Menjadi Ibu Kota yang Lebih Ramah buat Perempuan
Sedangkan
hari kedua, Rabu, 8 Maret 2017, Ahok menemani Presden kelima Megawati
Soekarenoputri menemui Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma. Sementara kemarin,
Kamis, 9 Maret 2017, Ahok mengisi waktunya dengan menggelar rapat internal.
Menurut
Ahok, alasannya memilih kampanye senyap dan tidak memberitahu media adalah agar
lebih memudahkan blusukan. Ahok mengaku kesulitan bila harus blusukan secara
bersama-sama alias ramai.
"Kan
biar enggak terlalu ramai. Kita kalau terlalu ramai susah jalannya, ketemu
orang susah," ujar Ahok di kawasan Pulogabung, Jakarta Timur, Jumat, 10
Maret 2017.
Ahok ingin
pola kampanyenya seperti pada Pilkada 2012. Saat itu dia dapat dengan leluasa
blusukan tanpa diikuti banyak orang.
"Kayak
dulu saja penginnya," ucap Ahok.
Meski sudah
empat hari kampanye senyap, Ahok menyebut tetap akan blusukan menyapa warga.
"Kita kunjungin saja," kata dia.

0 Response to "Ahok Main Belakang, Dengan Berkampanye Senyap, Ini Dia Alasanya"
Posting Komentar